Efek Tidur Terlalu Lama

Efek Tidur Terlalu Lama

Siapa sih, yang tidak menikmati tidur? Berbaring di kasur yang empuk, sambil memeluk guling, ditambah pula dengan AC bersuhu dingin bikin kita nyaman dan rasanya ingin terus tidur saja, dibanding harus bekerja atau beraktivitas.

Namun, jika kita mengikuti kata hati dan terus tidur melebihi jam tidur normal yang direkomendasikan oleh para ahli, ternyata ada banyak bahaya yang bisa mengancam.

Secara umum, tidur adalah cara terbaik untuk memulihkan kondisi tubuh agar jadi bugar lagi. Khususnya ketika tidur di malam hari, untuk bisa beraktivitas esok harinya. Kurang tidur bisa membuat kita sulit berkonsentrasi, menurunkan daya analisis, menghambat kreativitas, sampai memicu timbulnya penyakit-penyakit tertentu.

Namun, terlalu banyak tidur juga menimbulkan efek yang kurang lebih sama dengan kurang tidur. Ditambah lagi, kurang tidur juga meningkatkan risiko berbagai penyakit, bahkan kematian. Kenapa bisa begitu?. Nah berikut ini merupakan Efek Tidur Terlalu Lama yang harus anda ketahui.

1. Diabetes

Tidur Terlalu Lama Sebabkan 7 Masalah Kesehatan Ini

Penderita diabetes umumnya memiliki gejala mengalami gangguan kurang tidur atau malahan tidur berlebihan. Menurut jurnal dari NCBI yang dirilis pada 2018 kemarin, hal ini ada kaitannya dengan gula darah sang penderita.

Gula darah yang tidak terkontrol mengubah waktu tidur seseorang menjadi tidak normal dan ini bisa mempengaruhi hormon insulin yang erat kaitannya dengan diabetes. Dijelaskan lebih lanjut, penderita diabetes tipe satu malahan lebih disarankan untuk konsisten dalam tidur ketimbang hanya tidur secukupnya. Itu semua demi pengontrolan diabetes yang lebih baik.

2. Obesitas

Tidur Terlalu Lama Sebabkan 7 Masalah Kesehatan Ini

Disebutkan dalam webmd.com jika kurang atau terlalu banyak tidur mampu menyebabkan seseorang mendapatkan kenaikan berat badan. Artikel tersebut menyebutkan lebih jauh orang yang tidur lebih dari sembilan atau 10 jam tiap hari memiliki kemungkinan 21 persen lebih tinggi ketimbang mereka yang tidur teratur tujuh hingga delapan jam.

3. Sakit kepala

Tidur Terlalu Lama Sebabkan 7 Masalah Kesehatan Ini

Rasa sakit kepala yang dimaksudkan di sini lebih mengarah kepada migrain. Dalam jurnal tahun 2013 di NCBI tentang koneksi sakit kepala dengan tidur, migrain bisa datang dari terganggunya jadwal tidur, bangun terlalu lama, jet lag hingga oversleeping.

Di dalam penjelasannya, migrain kurang lebih disebabkan karena terganggunya area otak yang bernama hipotalamus. Fungsi area otak tersebut berjalan tidak normal karena adanya gangguan hormon serotonin yang biasanya berguna untuk memberi rasa nyaman dan senang.

4. Sakit punggung

Tidur Terlalu Lama Sebabkan 7 Masalah Kesehatan Ini

Cara terbaik untuk mengatasi rasa sakit di punggung adalah tidur dengan posisi senyaman mungkin. Namun nyatanya di zaman sekarang, solusi ini bisa berakibat buruk.

Dalam artikel sleepclinicservices.com sakit punggung malah bisa memperparah kondisi tersebut karena berada dalam satu posisi yang sama terus. Ini membuat tubuh terasa kaku dan berimbas malas bergerak. Pada akhirnya kamu berakhir tidur lebih lama dan mengulangi siklus ini.

5. Depresi

Tidur Terlalu Lama Sebabkan 7 Masalah Kesehatan Ini

Umumnya depresi lebih erat kaitannya dengan insomnia atau susah tidur. Akan tetapi fakta lain malah menunjukkan depresi juga membuat seseorang semakin ingin tidur terus. Penjelasan Pyschology Today menyebutkan diperkirakan setidaknya 40 persen orang dewasa di bawah umur 30 tahun yang mendapatkan depresi pasti mengalami oversleeping atau hypersomnia ini.

Lebih mengerikan lagi, bukan tidak mungkin penderita depresi mendapatkan hypersomnia dan insomnia di saat bersamaan. Analisis kepada yang menunjukkan gejala ini mengarahkan kesimpulan adanya kemungkinan mereka mendapatkan gangguan bipolar.

6. Penyakit jantung

Tidur Terlalu Lama Sebabkan 7 Masalah Kesehatan Ini

Berbagai media dan tulisan menyebutkan penyakit jantung sangat erat kaitannya dengan terlalu banyak tidur. Webmd menuliskan adanya data perempuan yang tidur hingga 11 jam tiap harinya memiliki 38 persen kesempatan mengembangkan penyakit jantung koroner ketimbang mereka yang hanya tidur selama delapan jam saja.

Namun demikian peneliti masih tidak menemukan jawaban jelas bagaimana penjelasan koneksi terlalu banyak tidur dan penyakit jantung saling terkoneksi satu lain. Hal ini disebutkan dalam jurnal yang ditulis Zeena Nackerdien pada 2018 di Medpage Today.

7. Kematian

Tidur Terlalu Lama Sebabkan 7 Masalah Kesehatan Ini

Tidak ada penjelasan lebih mendalam tentang keterkaitan kematian dan tidur terlalu banyak, namun para pakar kesehatan mengetahui adanya fenomena tersebut. Jika kembali kepada jurnal garapan Nackerdien, kurang lebih kematian tersebut disebabkan karena meningkatnya kemungkinan mendapatkan penyakit jantung.

Pada dasarnya terlalu banyak tidur sendiri dipengaruhi oleh banyak faktor: umur, genetik hingga gaya hidup. Ketimbang bingung memikirkan berapa lama waktu tidur yang sehat, ada baiknya memikirkan apakah tidurmu berkualitas atau tidak. Tidur yang buruk akan membuat seseorang merasa lelah. Jika kamu mengalami hal tersebut, cobalah segera berkonsultasi ke dokter.