Film Korea Genre Thriller

Film Korea Genre Thriller

Thriller merupakan salah satu genre yang memiliki penggemarnya sendiri. Memiliki alur cerita yang seru dan menegangkan, film-film thriller cocok banget ditonton saat senggang di akhir pekan. Buatmu yang lagi cari rekomendasi film-film Korea bergenre thriller, berikut Film Korea Genre Thriller Berlatar Kerajaan.

1. The Throne

Film yang dibintangi oleh Yoo Ah In dan Song Kang Ho ini berkisah tentang Putra Mahkota Sado yang memiliki mental illness yang disebabkan oleh perlakuan ayahnya Raja Yeongjo sewaktu dirinya masih kecil. Sebenarnya Pangeran Sado sangat cerdas bahkan jenius, namun ayahnya selalu melihat kekurangan yang ada pada Pangeran Sado dan memaksanya untuk terus belajar karena dirinya akan dinobatkan sebagai raja berikutnya.

Apa yang dilakukan oleh Pangeran Sado selalu salah di mata ayahnya bahkan dirinya seringkali diremehkan di hadapan para menteri yang lain. Hal itu membuat Pangeran Sado frustasi dan merasa tidak berguna, dirinya mulai memberontak bahkan mengalami gangguan mental yang lain seperti gangguan kecemasan dan skizofrenia bahkan gara-gara penyakitnya tersebut dia sampai berani membunuh. Sampai pada akhirnya Pangeran Sado berniat membunuh ayahnya sendiri namun tidak jadi, akibat perbuatannya tersebut, Pangeran Sado diganjar hukuman mati dengan dikurung di peti beras sampai meninggal.

2. Detektif K Secret of the Living Dead

Film ini bercerita tentang detektif Kim Min yang diminta untuk menyelidiki sebuah kasus pembunuhan di pulau Kanghwa yang disinyalir akibat ulah vampire. Detektif Kim Min dan asisitennya Seo Pil tanpa sengaja bertemu dengan seorang wanita misterius yang memiliki kekuatan supranatural bernama Wol Young. Kim Min berusaha meminta bantuan Wol Young untuk mengetahui siapa target pembunuhan selanjutnya sekaligus memancing pelaku pembunuhan sebenarnya.

3. The Face Reader

Film yang dibintangi oleh para aktor papan atas ini bercerita tentang seorang peramal yang pintar membaca wajah bernama Nae Kyung, dirinya tinggal bersama anak laki-laki dan adik iparnya di sebuah gunung. Nae Kyung didatangi oleh seorang gisaeng dan asistennya yang memintanya untuk memanfaatkan kemampuannya dalam membaca wajah di kota.

Namun Nae Kyung dilarang oleh anak laki-lakinya bernama Jin Hyeong untuk membaca wajah, dengan dukungan adik iparnya yang bernama Paeng Hun, Nae Kyung dan Paeng Hun diam-diam pergi ke kota menemui gisaeng tersebut. Dalam waktu singkat, Nae Kyung menjadi terkenal sampai-sampai raja pun meminta bantuannya untuk mengetahui pemberontak yang bersembunyi di istana. Namun keterlibatan Nae Kyung justru malah membuatnya dan keluarganya dalam mara bahaya.

4. The King Case Note

Film ini bercerita tentang Lee Yejong yang merupakan adik laki-laki dari raja, suatu ketika kematian raja yang tiba-tiba menggemparkan Joseon, tahta raja pun terpaksa diganti oleh Lee Yejong karena putra mahkota yang menjadi penerus raja masih sangat kecil. Para menteri di parlemen istana merasa gembira karena merasa raja yang baru bisa mereka tipu, namun ternyata Lee Yejong justru sangat cerdas, berpengetahuan bahkan pintar dalam bermain pedang.

Lee Yejong pun mencium tanda-tanda ketidakberesan di dalam istana, sedikit demi sedikit dirinya berhasil membereskannya. Namun banyak yang tidak suka dengan kinerja Lee Yejong, bahkan sekelompok pemberontak membuat ancaman akan membinasakan rakyat agar Lee Yejong turun tahta. Teror demi teror mulai menghantui, satu persatu mayat bergelimpangan dengan kondisi terbakar. Hal itu membuat Lee Yejong resah. Namun dirinya ternyata cerdas banget dengan ilmu pengetahuan dan kecerdikannya, Lee Yejong akhirnya bisa menemukan pelaku sebenarnya.

5. Man of Will

Film ini bercerita tentang seorang politisi Korea di Joseon bernama Kim Chang Soo, dirinya dituduh terlibat dalam sebuah pembunuhan seorang pria Jepang, dirinya kemudian dijatuhi hukuman penjara. Di dalam tahanan, Kim Chang Soo melihat para tahanan yang kebanyakan tidak berpendidikan dan dia meyakini bahwa mereka tidak bersalah.

Hal itu membuat Kim Chang Soo berinisiatif untuk mengajari mereka tantang hukum, hingga pada akhirnya para tahanan tidak bersalah tersebut akhirnya berhasil keluar penjara. Namun pada akhirnya Kim Chang Soo dipindahkan ke tahanan yang lebih buruk di camp-camp Jepang. Disana Kim Chang Soo diperlakukan dengan tidak manusiawi.