Film Romantis Paling Realistis

Film Romantis Paling Realistis

Bosan menonton film romantis dengan jalan cerita yang klise, cheesy, dan mudah ditebak?. Nah SukaGAUL mempunyai daftar Film Romantis Paling Realistis yang wajib kamu tonton! Cerita film-film berikut memiliki kisah yang tak biasa, dan sebagian dapat menggugah emosi dan sisi hopeless romantic dalam diri kamu. Selamat menikmati!

1. Paris, Texas (1984)

Dalam film ini, dikisahkan kalau Travis (Harry Dean Stanton) sudah lama mengembara di gurun di wilayah selatan Amerika. Kemudian, diperlihatkan kalau dia sedangn memegang foto Paris miliknya di suatu tempat di Texas.

Dahulu, dia sempat kehilangan istri dan anaknya. Setelah mendapatkan kembali kekuatan mentalnya, ia memulai perjalanan yang berisiko dengan tujuan untuk mendapatkan keluarganya kembali. Awalnya, Travis mengunjungi putranya yang tinggal bersama pamannya selama pengembaraannya. Untungnya, ikatan ayah-anak ini belum putus.

Didampingi oleh anaknya, Travis berkendara dari Los Angeles ke Houston, untuk menemukan istrinya, Jane. Pada saat itu Jane (Nastassja Kinski) bekerja di aula seks, tepatnya di sebuah ruangan kecil dengan kaca satu arah dan berbicara dengan pelanggannya lewat situ.

Setelah menemukan istrinya, Travis pun berdiri di belakang kaca, mengambil telepon dan menceritakan sebuah kisah kepada Jane; kisah cinta mereka sendiri dari awal hingga akhir. Melalui perkataan Travis, Jane ingat hari-hari baik, hari-hari buruk, alasan-alasan yang membawanya menjauh dari suaminya dan dirinya yang dulu.

Paris, Texas adalah sebuah penghargaan bagi mereka yang tersesat di sebuah gurun depresi setelah kehilangan orang-orang yang paling dicintai, mereka yang mengikat dirinya sendiri di balik tembok imajiner dan mereka yang tidak pernah melupakan kenangannya sendiri.

2. Before Sunset (2004)

Sebagai sekuel Before SunriseBefore Sunset adalah salah satu film penting yang membawa refleksi introspektif dari beberapa masalah yang sering kita temui sehari-hari, khususnya cinta dan komitmen.

Melalui film ini, sang sutradara, Richard Linklater, berhasil mengajukan pertanyaan mendalam untuk kita semua: seberapa lamakah kita dapat bertahan dengan orang yang kita cintai? Dalam film ini, Jesse (Ethan Hawke) dan Celine (Julie Delpy) bertemu di Paris setelah pertemuan romantis mereka di Wina sembilan tahun lalu.

Banyak keadaan yang telah berubah selama sembilan tahun ini. Celine memiliki karier yang sukses dan Jesse memiliki keluarga. Jesse kemudian mengunjungi Paris, tempat Celine tinggal, untuk mempromosikan sebuah novel yang dia tulis tentang kisah cinta pendeknya dengan Celine.

Sekali lagi, Jesse dan Celine memiliki satu hari untuk dihabiskan bersama sebelum Jesse kembali ke Amerika. Selama satu hari ini, mereka tidak dapat menolak getaran cinta di antara mereka. Mereka pun harus kembali menghadapi pilihan acak yang akan menentukan kehidupan mereka.

Bagaimana jadinya kehidupan Celine dan Jesse jika mereka tetap bersama sembilan tahun sebelumnya? Nah, pertanyaan ini adalah tema besar dari Before Sunset yang akan terjawab di akhir film nanti.

3. Once (2007)

Dalam film ini, si wanita adalah seorang imigran, sedangkan si pria adalah seorang penyanyi jalanan. Nama mereka tidak pernah disebutkan. Si pria tampil di jalanan kota Dublin dan si wanita berhenti untuk menontonnya. Keduanya bergairah tentang musik, dan cerita film ini belanjut sambil mengikuti langkah kaki mereka.

Once adalah kisah dua orang yang diam-diam jatuh cinta. Mereka saling berbagi hubungan pendek, otentik dan mengekspresikan emosi mereka tanpa kepura-puraan. Mereka tahu dan menghormati bahwa hidup bukan hanya tentang romansa dan musik.

Dalam dunia nyata, terkadang kita harus fokus untuk bertahan hidup dan tidak semua hal akan berjalan sesuai dengan keinginan kita. Nilai berharga dari Once terletak pada kenyataan bahwa film ini menggambarkan kisah realistis yang mungkin terjadi setiap harinya dengan satu atau lain cara.

4. Blue Valentine (2010)

Beverley Nichols pernah mengatakan bahwa “Pernikahan adalah sebuah buku di mana bab pertama ditulis dalam puisi dan bab-bab lainnya dalam prosa.” Blue Valentine adalah film yang mengangkat keseluruhan kalimat ini sebagai tema dasarnya.

Suatu hari, Dean (Ryan Gosling) dan Cindy (Michelle Williams) bertemu satu sama lain. Pada saat itu mereka masih muda dan akhirnya saling jatuh cinta. Hubungan mereka kemudian berlanjut ke jenjang pernikahan. Tidak lama setelahnya, Cindy melahirkan seorang anak perempuan.

Dean memiliki Cindy, Cindy memiliki Dean, dan hidup terus berjalan. Namun seiring berjalannya waktu, Cindy semakin bosan dengan motivasi hidupnya. Dean, yang sadar kalau istrinya sedang frustrasi dan akhirnya pergi, berupaya untuk mendapatkanya kembali. Dalam prosesnya, Dean kehilangan dirinya sendiri.

Film ini menggambarkan masa lalu dan masa kini Dean dan Cindy secara paralel untuk mencari alasan mengapa kisah cinta mereka dapat membusuk. Blue Valentine memang bukanlah film yang harus ditonton pada malam sebelum pernikahan. Namun, kalian dapat mengambil pelajaran dari film ini agar lebih bijak dalam menjalani kehidupan romansa ke depannya.

5. Marriage Story (2019)

Marriage Story dibintangi oleh Adam Driver dan Scarlett Johannson yang berperan sebagai pasangan suami-istri yang tinggal di kota New York dan akan menghadapi perceraian. Film ini dimulai dengan adegan yang menunjukkan bahwa pasangan ini saling memberi tahu apa yang mereka sukai tentang satu sama lain.

Marriage Story menunjukkan kepada kita sebuah realitas yang menyakitkan bahwa perceraian — bahkan dengan cara yang damai — adalah hal yang sangat manusiawi dan dapat terjadi pada pasangan manapun. Dalam film ini, sosok Charlie (Driver) dan Nicole (Johannson) terlihat seperti pasangan sungguhan yang ada di dunia nyata.

Mereka menunjukkan sedikit keanehan, kecemasan, dan lautan emosi yang kompleks saat akan menghadapi sidang perceraian. Pelajaran dari film ini adalah bahwa apapun yang terjadi kita harus tetap mencintai pasangan kita dan menghargai segala komitmen yang telah dibuat.