Kuliner Tradisional Tibet

Kuliner Tradisional Tibet

Apakah anda suka bepergian dan mencicipi makanan dari daerah atau negara yang anda kunjungi? Maka berikut ini kami akan berikan anda info mengenai Kuliner Tradisional Tibet . Apakah anda tahu seperti apa masakan Tibet itu? Kami akan memberi tahu anda sedikit tentang apa yang dapat anda makan ketika berkunjung ke Tibet.

1. Tibetan Momo

6 Kuliner Tradisional yang Wajib Kamu Cicipi Ketika Plesiran ke Tibet

Tibetan momo serupa dengan pangsit kukus yang memiliki isian berupa daging sapi giling yang dicampur dengan sayuran. Kuliner satu ini tak pernah dipisahkan dengan pasangannya yaitu saus sambal yang memiliki beragam jenis seperti chutney tomat, tomat pachadi, chutney kacang, chutney jahe, dan chutney kelapa.

Umumnya masyarakat Tibet menyantap momo pada siang hari dengan ditemani secangkir cokelat hangat. Perpaduan dua makanan yang mood booster banget nih! Dijamin! Bikin kamu rindu menikmatinya lagi usai pulang dari Tibet.

2. Thenthuk

6 Kuliner Tradisional yang Wajib Kamu Cicipi Ketika Plesiran ke Tibet

Jika di Indonesia, thenthuk hampir serupa dengan capcay Jawa yang menggunakan campuran adonan tepung, sayuran, dan memiliki kuah kental. Seporsi thenthuk yang memenuhi seluruh mangkok besar, bisa dipastikan bikin perut kamu kenyang lumayan lama.

Di dalamnya terdapat tambahan berupa potongan daging yak atau domba yang menambah selera makan. Seporsi thenthuk tidak hanya mengenyangkan, namun juga menghangatkan tubuh.

3. Sha phaley

6 Kuliner Tradisional yang Wajib Kamu Cicipi Ketika Plesiran ke Tibet

Memiliki isian berupa daging sapi cincang dan daun kol, sha phaley tak lain adalah roti goreng khas Tibet yang memiliki bentuk lingkaran. Dimakan bersama sambal, sha phaley biasanya dihidangkan pula dengan secangkir teh tawar. Sha phaley ini biasanya menjadi camilan masyarakat Tibet ketika akhir pekan tiba.

4. Daging Yak

6 Kuliner Tradisional yang Wajib Kamu Cicipi Ketika Plesiran ke Tibet

Yak, adalah hewan yang umumnya hidup di sekitar Pegunungan Himalaya. Serupa dengan sapi namun berbulu lebat, daging yak salah satu makanan yang wajib kamu cicipi begitu tiba di Tibet.

Beraneka ragam olahan daging yak yang dapat kamu santap di sini seperti dendeng yak, yak bakar, atau sup daging yak. Ketika menikmati daging yak, kalian gak perlu mencabiknya lama di gigi. Kandungan lemak yang rendah, daging yak mudah untuk dihancurkan.

5. Laping

6 Kuliner Tradisional yang Wajib Kamu Cicipi Ketika Plesiran ke Tibet

Identik dengan warna kuning, laping ialah olahan mi yang digulung dengan kulit yang terbuat dari campuran tepung dan kacang hijau. Jajanan jalan alias street food khas Tibet ini memiliki tekstur yang licin dan biasanya disantap dengan menggunakan saus kecap dan ditabur dengan wijen.

Sedia payung sebelum hujan, ya! Maksudnya ialah laping memiliki rasa pedas, ada baiknya jangan lupa untuk menyediakan minum di sebelahmu agar lidah segera terobati dengan rasa pedas.

6. Guthuk

6 Kuliner Tradisional yang Wajib Kamu Cicipi Ketika Plesiran ke Tibet

Bukan gethuk, ya! Tapi guthuk. Kuliner salanjutnya khas Tibet ini adalah sup yang memiliki kuah pedas segar yang berasal dari jahe. Berisi sayuran seperti tomat, kacang polong,  jamur shiitake, labu, bayam, dan seledri, sup ini identik dengan penggunaan guthuk, yaitu adonan berupa tepung terigu yang dicampur air, dan dibentuk bulat-bulat kecil.

Di Tibet, guthuk merupakan hidangan untuk merayakan Tahun Baru Tibet yang biasa disebut Losar. Menyantapnya gak sembarang waktu, lho! Guthuk dinikmati pada hari ke-29 di bulan ke-12 (Desember).

Itulah tadi enam kuliner tradisional Tibet yang wajib kamu coba selagi plesiran ke sini. Jangan lewatkan juga mencicipi hangatnya po cha, teh mentega khas Tibet yang memiliki rasa gurih sembari memandangi indahnya Danau Yamdrok.