Tempat Sate Legendaris Di Malang

Tempat Sate Legendaris Di Malang

Kuliner , kuliner indonesia , kuliner asia , kuliner barat , Alasan Kuliner Indonesia Tak Tertandingi , Kuliner Luar Negeri yang Viral di Indonesia , Kuliner Medan Yang Harus Kamu Coba , Kuliner Kota Solo Yang Harus Dicoba , Makanan Khas Afrika Selatan , Wisata Kuliner Halal Thailand , Wisata Kuliner Halal di Penang , Kuliner Lesehan Jakarta , Wisata Kuliner Bogor , Wisata Kuliner Di Surabaya Yang Enak , Kuliner Palembang Yang Harus Anda Coba , Wisata Kuliner Kota Padang , Wisata Kuliner Banjarmasin , Sambal Khas Indonesia , Kuliner Khas Boyolali , Restaurant Unik Di Dunia , Makanan Khas Bolivia , Oleh-Oleh Khas Hawaii Yang Wajib Dibeli , Makanan Halal Di London Yang Wajib Anda Coba , Makanan Khas Maroko Yang Paling Enak , Wisata Kuliner Taiwan , Wisata Kuliner Di Hong Kong , Wisata Kuliner Vietnam , Kuliner Halal Di Kuala Lumpur , Oleh Oleh Khas Amsterdam , Wisata Kuliner di Purwakarta , Kuliner Khas Ternate , Wisata Kuliner Banyuwangi , Wisata Kuliner di Kepulauan Riau , Kuliner Murah Meriah Di Medan , Wisata Kuliner Kota Batu , Kuliner Di Pulau Bintan , Kuliner Pulau Derawan , Kuliner Khas Gorontalo , Kuliner Khas Semarang , Restoran Enak Di Semarang , Kuliner Pasar Santa , Tempat Makan Lesehan Di Jakarta , Tempat Sate Legendaris Di Malang , Kuliner Pagi Di Yogyakarta
Tempat Sate Legendaris Di Malang

Kota Malang  adalah sebuah kota yang terletak di Provinsi Jawa Timur, Indonesia, kota terbesar kedua di Jawa Timur setelah Surabaya, dan kota terbesar ke-12 di Indonesia. Kota ini didirikan pada masa Kerajaan Kanjuruhan dan terletak di dataran tinggi seluas 145,28 kmyang terletak di tengah-tengah Kabupaten Malang. Bersama dengan Kota Batu dan Kabupaten Malang, Kota Malang merupakan bagian dari kesatuan wilayah yang dikenal dengan Malang Raya. Berikut ini kami akan memberikan rekomendasi Tempat Sate Legendaris Di Malang :

1. Sate H. Paino – 1973

Jika ditanya sate kambing mana yang paling terkenal di Malang? mungkin banyak orang yang akan menyebut Sate Bunul H. Paino sebagai salah satu yang paling terkenal di Malang. Hal itu mungkin dipicu oleh beberapa hal, selain karena memang pernah memasang iklan di papan pada pertandingan Arema, rasa lezat dan sejarah dari warung sate yang satu ini membuatnya sangat dicintai masyarakat Malang

Sate Bunul Haji Paino ini sudah berdiri sejak tahun 1973 dan pada saat itu berlokasi di perempatan jalan JA Suprapto dan jalan Kaliurang. Pada saat itu, Haji Paino masih berjualan menggunakan gerobaknya bersama dua orang kerabatnya. Walaupun menggunakan gerobak dan di pinggir jalan, usahanya tersebut cukup laris, terbukti dari omzet hariannya yang bisa mencapai 300 tusuk sate.

Usaha sate kambing Paino semakin maju ketika pada tahun 1977 dua pindah ke sebelah timur pasar Bunul yang ditempatinya hingga sekarang. Kemajuan yang terjadi ini membuat warung ini menjadi semakin terkenal dan terus berkembang menjadi salah satu warung sate kambing yang cukup terkenal di Malang.

 

2. Rumah Makan Cairo – 1953

Rumah Makan Cairo menyajikan berbagai olahan daging kambing, mulai dari sate, gule, nasi kebuli sampai krengsengan. Selain itu, terdapat juga menu tambahan lain seperti roti maryam dan martabak

Rumah makan ini telah dikenal sejak tahun 1953. Berlokasi di Jalan Kapten Tendean 1, olahan daging kambingnya banyak disukai karena memiliki tekstur yang lembut, rasanya gurih dan tidak bau apek. Jika berada di sini, jangan lupa memesan susu kambing Etawa yang konon baik untuk kesehatan. Rumah Makan Cairo buka setiap hari mulai pukul 8 pagi sampai 10 malam.

3. Sate Gebug – 1920

Sate Gebug ini telah ada sejak 1920 dan pertama kali dibuka di Malang dan tidak pernah pindah lokasi hingga saat ini.

Apa yang membuat Sate Gebug ini unik dan berbeda dari lainnya? Yang paling berbeda adalah cara memasaknya. Daging yang digunakan di sini adalah daging sapi yang di-gebug alias dipukul-pukul sampai lunak dan tanpa terputus sebelum dibakar dan diberi bumbu kecap dan rempah. Cukup mirip dengan masakan Sate Komoh Daging Sapi, perbedaannya adalah proses di-gebug sebelum dibakar yang membuat satenya lebih empuk. Setelah matang, Sate Gebug disajikan bersama nasi hangat, untuk bumbunya bukan bumbu kacang, tapi menggunakan bumbu kecap yang agak pedas.

4. Sate Pak Sabar

Salah satu tempat yang menyediakan sate ayam dan kambing Madura di Kota Malang adalah Warung Super Madura Pak Sabar. Warung sate yang laris ini menyediakan sate ayam, sate kambing dan juga gule kambing yang enak dan harganya juga cukup bersahabat bahkan untuk anak kuliahan.

Warung sate madura Pak Sabar yang berlokasi di Jalan Bandung Kota Malang ini sudah ada di kota Malang sejak belasan tahun lalu. Dimulai dari sebuah gerobak yang berkeliling, hingga menjadi permanen di ujung Jalan Bandung saat ini. Penggemar Sate Madura Pak Sabar ini sudah sangat banyak sehingga tidaklah mengherankan jika pengunjung Warung Sate Madura Pak Sabar ini selalu penuh. Apalagi di akhir pekan dan hari libur.

5. Sate Kambing Bang Saleh Tongan – 1970

Warung Sate & Gule Kambing Bang Saleh yang terletak di jalan Ade Irma Suryani ini memang cukup melegenda di kota Malang. Berdiri sejak tahun 1970-an, kelezatan dagingnya yang empuk dan anti amis, serta bumbunya yang khas, membuatnya namanya membahana seantero Malang.

Warung ini memang terbilang sederhana. Teras depan warung, khusus digunakan untuk membakar sate. Bagian dalam warung pun tak luas, hanya beberapa deretan meja dan bangku di samping kiri dan kanan ruangan. Sedangkan bagian belakang warung difungsikan sebagai dapur. Tepat di depan dapur, terdapat meja kasir yang siap melayani pelanggan yang telah selesai menyantap makanannya.

6. Sate Ponorogo Pak Siboen

Sate ayam Ponorogo merupakan salah satu varian yang cukup khas dan jadi favorit banyak orang. Daging yang berasal dari ayam kampung dengan potongan yang cenderung besar dan menyambung dalam satu tusuk membuat sate ini menjadi sangat khas. Belum lagi dengan bumbunya yang memiliki rasa kacang lebih melimpah dan berwarna lebih cerah dibanding sate lainnya.

Di Kota Malang sendiri, terdapat sebuah warung Sate Ponorogo yang cukup terkenal dan selalu ramai dikunjungi pembeli. Warung legendaris tersebut adalah Sate Ayam Ponorogo Pak Siboen cabang Malang yang terletak di wilayah Kawi. Daerah ini sendiri merupakan salah satu sentra kuliner Malang yang telah berkembang sejak kisaran dekade 80-90an.

7. Sate Gule Bang Elias

Pilihan sate legendaris terakhir di Kota Malang yang bisa dijadikan tempat berwisata kuliner sekaligus membawa manisnya kenangan tempo dulu adalah Depot Sate Gule Kambing Bang Elias yang ada di daerah Kelurahan Kasin, Kecamatan Klojen, Kota Malang.

Depot sate gule ini hanya menyajikan olahan daging kambing yang dimasak menjadi sate dan gule saja. Sate kambingnya ada dua pilihan, yakni sate dengan campuran potongan lemak, dan yang tanpa potongan lemak. Tiap tusuk satenya berisi daging kambing yang lumayan besar ketimbang warung sate lainnya. Daging-daging kambing ini dibakar di atas arang hingga tingkat kematangan yang sempurna yang terlihat dari warnanya yang cenderung cokelat muda. Saat digigit, daging satenya terasa benar-benar lembut alias tidak alot. Bumbu kacang lembut yang berpadu melumuri dagingnya menambah kelezatan yang manis dan gurih. Dilengkapi pula potongan jeruk nipis dan sambal bagi Anda yang suka sedikit kecut atau pedas.