Tips Mendapatkan Makanan Halal Di Eropa

Tips Mendapatkan Makanan Halal Di Eropa

Makanan Halal memang sangat kita butuhkan saat Kita sebagai warga Muslim Indonesia apabila kita berjalan-jalan atau berwisata di negara yang kaum muslimnya minoritas, seperti jalan-jalan ke Eropa atau ke Amerika. Untuk sekedar makan apabila Kita disana haruslah lebih selektif atau hari-hati. Berikut adalah Tips Mendapatkan Makanan Halal Di Eropa.

1. Pahami dulu kultur destinasi negara kamu, apakah mayoritas penduduknya Muslim atau tidak

10 Tips Mendapatkan Makanan Halal Saat Traveling ke Eropa

Sebelum memulai petualangan di Eropa, kita perlu benar-benar paham akan budaya di negara yang akan kita tuju di Eropa. lho. Ada beberapa negara Eropa yang mayoritas penduduknya memeluk agama Muslim, seperti Turki, Albania, Kosovo, dan Bosnia, sehingga mencari makanan halal tentu bukan perkara sulit.

Lalu, bagaimana jika kamu ingin pergi ke negara yang mayoritas penduduknya non-Muslim? Tenang, di beberapa negara Eropa seperti Belanda, Jerman, Belgia, dan Prancis, populasi Muslim-nya juga cukup besar sehingga mencari toko halal juga gak terlalu menjadi masalah.

Tetapi di beberapa negara lain seperti misalnya Polandia, Latvia, Lithuania, dan Estonia, mencari makanan halal mungkin lebih menantang karena populasi penduduk Muslim yang lebih sedikit. Nah karena itulah, riset mengenai negara yang akan kalian kunjungi bisa jadi sangat berguna nantinya, gengs!

2. Pastikan memilih opsi menu makanan halal atau vegetarian di pesawat, ya!

10 Tips Mendapatkan Makanan Halal Saat Traveling ke Eropa

Penerbangan dari Indonesia ke Eropa merupakan penerbangan jarak jauh, sehingga maskapai pasti akan memberikan makanan untuk kita selama penerbangan berlangsung. Ketika kita memilih maskapai yang merupakan flag carrier-nya negara Muslim, tak perlu cemas soal makanan karena kemungkinan besar makanan yang disajikan halal.

Namun, bila kita memilih menggunakan jasa maskapai asal negara non-Muslim, kita harus paham bahwa kemungkinan besar makanan yang disajikan tidak halal. Tapi, gak perlu khawatir ya karena banyak maskapai luar negeri yang bisa menyediakan menu halal (halal/moslem meal) atau vegetarian melalui pre-order saat memesan tiket pesawat.

Kalau kamu lupa untuk pre-order dan sedang beruntung untuk bisa memilih banyak menu di pesawat, sebaiknya kamu memilih menu ikan, seafood, atau vegetarian dan hindari menu daging yang belum jelas status kehalalannya.

3. Memanfaatkan aplikasi penunjuk restoran halal

10 Tips Mendapatkan Makanan Halal Saat Traveling ke Eropa

Gengs, pergi ke restoran atau rumah makan berlabel halal bisa jadi merupakan cara paling praktis untuk mendapatkan makanan halal di Eropa. Saat ini, tak sedikit restoran di kawasan Eropa yang menjajakan makanan halal, lho.

Hal ini tak lepas dari banyaknya imigran Muslim dari Timur Tengah, Asia, dan Afrika yang mendirikan rumah makan dan menyediakan masakan halal untuk menarik minat traveler Muslim. Kabar baiknya, saat ini tersedia banyak sekali aplikasi yang siap memudahkan kita untuk menemukan restoran halal ini, seperti misalnya Crave Halal, Halal Dining Club, Halal-Navi, Zabihah, Halal Trip, Haloodie, Irhal, dan masih banyak lagi.

Selain itu, tentunya kamu juga masih bisa menggunakan Google kan. Oh iya, jika restoran halal susah kita temukan, pergi ke restoran khusus vegetarian atau seafood bisa juga kok jadi alternatif. Tapi tetap waspada ya gengs kalau-kalau si penjual makanan tersebut mencampurkan minyak babi atau alkohol ke dalam makanannya.

4. Mencari warung doner kebab

10 Tips Mendapatkan Makanan Halal Saat Traveling ke Eropa

Buat kamu yang mungkin belum tahu, kebab merupakan penganan cepat saji yang terdiri atas daging sapi, ayam, atau kambing yang dipanggang dan disajikan bersama sayuran (biasanya sih potongan mentimun, tomat, selada, dan bawang bombay) dan kentang atau roti, serta ditaburi saus mayonaise atau saus sambal.

Nah, di banyak negara di Eropa barat, menemukan warung doner kebab cukup mudah. Kebanyakan pedagang kebab di wilayah Eropa barat merupakan imigran Muslim dari Timur Tengah sehingga halal. Secara umum, harga kebab cukup terjangkau, meskipun bergantung kepada standar harga di suatu negara atau kota. Penyajian kebab juga cukup cepat dan biasanya berupa takeaway, sehingga pas banget buat kamu yang gak betah berlama-lama berada di restoran.

Eitss, meskipun demikian, di beberapa wilayah Eropa Timur seperti di Serbia, ada juga lho kebab yang gak halal karena terbuat dari daging babi sehingga disarankan untuk jeli dan rajin bertanya saat membeli penganan ini saat sedang traveling di Eropa Timur.

5. Jadi vegetarian dulu!

10 Tips Mendapatkan Makanan Halal Saat Traveling ke Eropa

Halal menurut Islam itu gak hanya bahan bakunya saja, namun juga prosesnya sehingga ketika kita berada di negara non-Muslim, kita gak bisa seenaknya makan daging ayam, kambing, atau sapi.

Siapa yang tahu pasti ayam yang kita makan di sana disembelih dengan atau tanpa menyebut nama Allah? Yap, dengan demikian, menghindari makan daging merupakan cara paling “aman” untuk mendapatkan makanan halal di Eropa.

Cukup mengonsumsi produk sayur, buah, ikan atau seafood, telur, dan susu yang sudah jelas kehalalannya. Sudah mudah didapat, murah dan sehat pula! Ya kan, gengs?

6. Berburu bahan makanan ke toko halal

10 Tips Mendapatkan Makanan Halal Saat Traveling ke Eropa

Di beberapa negara di Eropa, terutama di kota-kota besar, menemukan toko halal bukanlah hal sulit. Di kebanyakan tempat di Eropa terutama di Prancis, toko-toko ini dapat lebih mudah dijumpai di sekitar area masjid. Toko-toko tersebut biasanya dimiliki oleh imigran Muslim asal Timur Tengah, Asia, atau Afrika.

Toko-toko ini biasanya gak hanya menjajakan daging halal lho, namun juga sayur dan buah, aneka rempah dan bumbu, aneka jajanan, sampai produk makanan Asia seperti tempe dan tahu dan juga produk makanan Timur Tengah.

7. Kalau kamu gak bisa menemukan toko halal, cek kode emulsifier atau label halal saat membeli bahan makanan di toko atau supermarket

10 Tips Mendapatkan Makanan Halal Saat Traveling ke Eropa

Kalau kamu ingin memastikan produk makanan yang kamu beli di toko atau supermarket di Eropa halal, kamu cukup melihat kode emulsifier yang digunakan dalam produk tersebut. Kemudian, dengan googling atau menggunakan aplikasi, kamu bisa mengecek status kehalalan suatu produk dengan kode emulsifier tersebut.

Kode emulsifier ini dapat dengan mudah kamu temukan pada berbagai macam produk makanan, minuman, bahkan kosmetik. Asyik kan. Selain kode emulsifier, terdapat pula label halal yang tercantum di beberapa produk makanan, meskipun cukup jarang. Di beberapa supermarket umum di Belanda, kita bisa menemukan produk daging segar yang diberi label halal.

8. Memakai Google translate atau alat translator lainnya untuk mengecek bahan yang digunakan dalam suatu produk makanan

10 Tips Mendapatkan Makanan Halal Saat Traveling ke Eropa

Di negara-negara Eropa selain Inggris dan Irlandia, kamu harus menyesuaikan diri dengan bahasa setempat. Produk-produk makanan di negara-negara tersebut biasanya dikemas dengan bahasa lokal sehingga Google translate atau alat penerjemah lainnya dapat kita manfaatkan untuk membantu kita menerjemahkannya. Dengan demikian, kita bisa nih mengecek apakah suatu produk benar-benar terbuat dari bahan-bahan yang halal.

9. Bawa bekal dari Indonesia

10 Tips Mendapatkan Makanan Halal Saat Traveling ke Eropa

Kamu bisa juga lho, bawa bekal makanan dari tanah air untuk kamu bawa selama traveling ke Eropa. Tapi ingat, makanan yang dibawa sebaiknya yang tidak mudah basi ya gengs, seperti misalnya sambal pecel, kering tempe, keripik, mie instan, atau makanan kering lainnya yang praktis dikonsumsi.

Selain itu, sebaiknya juga jangan membawa makanan yang berbau tajam atau dalam jumlah yang terlalu besar ya gengs, untuk menghindari masalah bagasi di pesawat nanti.

10. Masih ragu? Lebih baik tanya!

10 Tips Mendapatkan Makanan Halal Saat Traveling ke Eropa

Kata pepatah sih, malu bertanya sesat di jalan. Kalau kamu masih ragu dan kesulitan untuk memastikan status kehalalan makanan yang akan kamu konsumsi selama di restoran atau di toko di Eropa, gak ada salahnya untuk bertanya ke penjualnya. Daripada hanya menduga-duga, lebih baik kamu bertanya langsung apakah makanan itu mengandung babi, alkohol, atau bahan-bahan lain yang gak halal.

Nah, setelah tahu tips-tips di atas, sekarang bagaimana nih, gengs? Masih ragu untuk traveling ke Eropa hanya karena kekhawatiranmu soal makanan halal disana?