Tips Traveling Ke Labuan Bajo Dengan Murah

Tips Traveling Ke Labuan Bajo Dengan Murah

Ledakan kunjungan wisatawan di Taman Nasional Komodo memang berimbas baik terhadao ekonomi Labuan Bajo – kota terdekat dari taman nasional itu. Namun imbasnya, ekosistem di taman nasional seluas 1.733 km2 terganggu, karena kehadiran manusia.

Rencana menutup taman nasional itu pada 2020 yang disuarakan oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat diganti dengan sistem keanggotaan premium dan nonpremium. Hal itu dipastikan membuat biaya mengunjungi Labuan Bajo kian mahal.

Sejatinya, sebelum menjadi destinasi wisata eksklusif biaya hidup di Labuan Bajo juga tergolong mahal – di luar biaya tiket pesawat, transportasi ke Taman Nasional Komodo, dan penginapan. Lalu, bagaimana menyiasati tingginya biaya berlibur ke Labuan Bajo? Berikut Tips Traveling Ke Labuan Bajo Dengan Murah .

1. Liburan tenang dan puas saat low season

Hemat Kantong! Ini 5 Tips Traveling ke Labuan Bajo yang Irit 

Tips pertama nggak asing di telinga publik. Low season paling dinantikan oleh sejuta umat, di mana harga akomodasi jadi mendadak murah meriah. Low season menjadi waktu yang tepat untuk kamu gencar berburu tiket pesawat ataupun hotel di bulan Januari sepekan setelah libur tahun baru. Di masa-masa inilah orang kantoran sudah kembali fokus bekerja dan pelajar mulai kembali bersekolah atau ke kampus. Jadi, catat waktunya dan kejar promo menggiurkan!

2. Gunakan strategi rute penerbangan

Hemat Kantong! Ini 5 Tips Traveling ke Labuan Bajo yang Irit 

Direct flight atau yang dikenal dengan penerbangan langsung ke tujuan memang paling dicari penumpang pesawat. Namun, jika langsung ke Labuan Bajo di samping ongkosnya mahal, armadanya pun terbatas. Akan lebih baik, IDN Times sarankan kamu pilih rute Jakarta-Bali atau Jakarta-Lombok. Harganya masih berkisar antara Rp500-800 ribuan.

Apabila kamu yakin pilih rute Jakarta-Bali, lanjutkanlah perjalananmu menggunakan kapal Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) yang merogoh koceh Rp250 ribu, keuntungannya menikmati pemandangan laut dan dapat makan 3x sehari lho.

Sebaliknya, jika hendak berhenti di Lombok kamu hanya meneruskan perjalanan menggunakan jalur darat. Yakni menggunakan bus jurusan Sumbawa dan transit di Bima. Biaya yang dikeluarkan sangat terjangkau hanya sekitar Rp170 ribu. Sekarang, tentukan pilihanmu!

3. Selain seru, ajak teman-teman berlibur juga jadi hemat lho

Hemat Kantong! Ini 5 Tips Traveling ke Labuan Bajo yang Irit 

Liburan hemat bukan berarti kamu nggak bisa ke Labuan Bajo. Tapi, coba ajak teman-temanmu untuk berwisata bareng. Selain akan menciptakan momen keseruan, liburan bareng teman bisa membuat kantong kalian jadi aman lho. Bagaimana nggak aman, pengeluaran yang diperlukan terasa ringan berkat ‘patungan’. Mau sewa penginapan juga lebih worth it. Benar nggak?

4. Tentukan penginapan yang nggak perlu mewah

Hemat Kantong! Ini 5 Tips Traveling ke Labuan Bajo yang Irit 

Mengingat budget minim, soal tempat bermalam nggak perlu yang fasilitas bintang lima ya. Karena tujuannya liburan, kamu masih bisa beristirahat di penginapan yang menawarkan tarif rendah, mulai dari Rp150 ribu-300 ribu. Kalau kamu ramai-ramai perginya, bisa jadi, kamu hanya mengeluarkan biaya Rp50 ribu per orang. Sisanya, sisihkan deh buat beli oleh-oleh.

5.Jangan gengsi berwisata kuliner di pinggir jalan

Hemat Kantong! Ini 5 Tips Traveling ke Labuan Bajo yang Irit 

Sensasi dari liburan hemat adalah berwisata kuliner pinggir jalan nih, guys. Jangan salah, meski bukan di resto mahal kenikmatannya sama saja kok. Yang terpenting perut kenyang kan? Nggak afdol rasanya kalau ke Labuan Bajo hanya koleksi foto-foto Instagrammable saja. Kamu wajib cobain rekomendasi kuliner murah meriah di Kampung Ujung. Segala jenis seafood tersaji masih fresh. Kapan lagi puas makan seafood seharga di bawah Rp50 ribu?