Wisata Horror Di Kamboja

Wisata Horror Di Kamboja

Kerajaan Kamboja kuwe salah siji negara sing bentuke monarki konstitusional nang Asia Tenggara. Negara kiye kuwe peneruse Kekaisaran Khmer sing tau nguasai kabeh Semenanjung Indochina antara abad kaping-11 gutul 14.

Kamboja jejeran karo Thailand nang sisi kulon, Laos nang lor, Vietnam nang wetan, lan Teluk Thailand nang kidul. Kali Mekong lan Danau Tonle Sap nglewati negara kiye.

Dong arep merdeka, Negara Kesatuan Republik Indonesia akeh ngrewangi negara Kamboja kiye. Buku – buku taktik perang karangan perwira militer Indonesia akeh sing dienggo nang militer Kamboja. Mulane kuwe, para calon perwira nang militer Kamboja, kudu sinau lan teyeng nganggo basa Indonesia. Pada kesempatan kali ini kami akan mengajak anda berWisata Horror Di Kamboja .

1. Independence Hotel

5 Tempat Paling Angker di Kamboja, Berani Kunjungi?

Banyak penduduk setempat percaya hotel yang terletak di Sihanoukville ini berhantu. Dibangun pada tahun 1964, hotel ini dengan cepat menjadi populer di kalangan orang kaya dan terkenal. Namun, pada pertengahan 1970-an, hotel tersebut berubah menjadi tempat pangkalan bagi tentara Khmer Merah. Menurut mitos yang beredar, kolam renang di sana digunakan untuk menahan para tahanan, dengan eksekusi massal terjadi di dalam hotel.

Hotel itu dibiarkan begitu saja sebelum kemudian dibuka kembali pada tahun 1982 dan menjadi tempat bagi pasukan UNTAC selama awal 1990-an. Hotel itu kembali ditutup pada tahun 1999, mengalami perombakan radikal dan mulai menerima tamu lagi pada tahun 2007. Banyak yang melaporkan penampakan hantu selama mereka tinggal di hotel tersebut.

2. Choeung Ek Genocidal Center

5 Tempat Paling Angker di Kamboja, Berani Kunjungi?

Antara tahun 1975 dan 1979, Khmer Merah yang dipimpin oleh Pol Pot mengambil alih Kamboja, dengan perkiraan dua juta orang terbunuh atau meninggal karena kelaparan dan kelelahan. Hampir 9.000 mayat ditemukan di kuburan massal Choeung Ek, atau lebih dikenal sebagai Ladang Pembanyaian, sekitar 30 km dari Phnom Penh. Sekarang berfungsi sebagai monumen, situs ini memiliki stupa Buddha yang diisi dengan tengkorak manusia yang diambil dari ladang. Pengunjung dapat berjalan di sekitar kuburan yang digali dan belajar lebih banyak melalui tur dengan pemandu.

3. Tuol Sleng Genocide Museum

5 Tempat Paling Angker di Kamboja, Berani Kunjungi?

Bekas sekolah menengah di pusat kota Phnom Penh ini punya peran mengerikan selama rezim Khmer Merah. Selama masa itu, bekas sekolah ini diubah menjadi kamp tahanan politik yang dikenal sebagai Security Prison 21 (S-21). Dari sekitar 20.000 tahanan, hanya tujuh yang berhasil selamat. Sisanya disiksa dan dibunuh di sana, atau dikirim menuju kematian yang menanti mereka di Choeung Ek.

Sebagian besar situs tersebut telah ditinggalkan karena ditemukan pada tahun 1979 ketika tentara Vietnam membebaskan Phnom Penh. Dinding yang berlumuran darah, sel-sel bata kecil dan alat penyiksaan yang ditinggalkan memberitahu kita tentang betapa brutalnya rezim tersebut. Sebanyak dua kali dalam setahun, staf museum akan mengundang para biksu untuk mengadakan upacara di museum tersebut untuk arwah para korban.

4. Bokor Mountain, Kampot

5 Tempat Paling Angker di Kamboja, Berani Kunjungi?

Perjalanan 42 mil dari kota Kampot ke puncak Bokor adalah impian para pengendara motor yang hanya dapat diakses oleh sepeda motor dan mobil. Merupakan rumah bagi air terjun Popokvil, patung Buddha raksasa, Stasiun Bokor Hill yang ditinggalkan, kasino raksasa, gereja terlantar, pemandangan tak tertandingi, dan iklim sejuk yang menyegarkan. Stasiun yang ada di bukit dilengkapi dengan masa lalu yang menakutkan. Atas perintah Perancis, tempat itu dibangun di bawah kondisi yang kejam, dengan hampir 1.000 warga Kamboja tewas saat membangunnya.

Tempat itu selesai pada tahun 1925 dan menjadi resort utama dengan elit kolonial. Pada tahun 1940-an, Prancis telah meninggalkan resort tersebut dan pada 1950-an dan 60-an dan menjadi populer di kalangan orang Khmer yang kaya. Kemudian ditinggalkan lagi selama masa Khmer Merah dan dibiarkan begitu saja. Sementara pengunjung biasa dapat menikmati menjelajahi reruntuhan, tempat itu kembali dibuka sebagai Istana Le Bokor.

5. Ghost House

5 Tempat Paling Angker di Kamboja, Berani Kunjungi?

Rumah Hantu terkenal di Kampong Cham di National Road 5 memiliki latar belakang yang mengerikan. Menurut legenda setempat, ada pasangan muda yang pindah ke rumah yang baru dibangun. Kemudian ada hantu datang kepada mereka dalam mimpi dan menawarkan untuk membeli rumah lain dengan emas yang seharga $3.000. Mereka setuju dan pada pagi hari menemukan emas di luar pintu rumah mereka. Tetapi meskipun ada peringatan dari hantu tersebut, pasangan itu menolak untuk pindah dan suatu hari mereka terbangun di ladang terdekat dengan barang-barang mereka di sekitar mereka. Sejak itu rumah tersebut tetap kosong dan secara misterius tidak ada debu di dalamnya.

Orang-orang Kamboja yang percaya takhayul akan berdoa ketika mereka melewati rumah tersebut atau meninggalkan persembahan di pintu masuk. Pada tahun 2005, film The Haunted House dirilis di bioskop dan syuting dilakukan langsung di lokasinya. Para pemain dan kru mengadakan doa dalam agama Buddha sebelum syuting untuk meminta roh agar meninggalkan rumah ketika mereka ada di sana.