Wisata Sejarah di Aceh

Wisata Sejarah di Aceh

Travelling , tips travelling , travel ke indonesia , travel ke luar negeri , tips hemat jalan jalan ke jepang , Tempat Wisata Singapura Gratis , Wisata Dubai Yang Harus Anda Kunjungi , Tempat Wisata Populer China , Pantai Terbersih Di Dunia , Tips Jalan Jalan Di Perth , Tempat Wisata Di Byron Bay Australia , Tempat Wisata Di Izmir Terfavorit , Tempat Wisata Di Hualien , Tempat Wisata Di Konya Turki , Tempat Wisata Di Oahu , Kota Terkenal Di Amerika , Tempat Wisata Di Washington DC , Wisata Natal di New York , Tempat Wisata Di Kepulauan Nias , Tempat Wisata Di Danau Toba , Wisata Sejarah di Aceh , Tempat Wisata Belitung Timur , Objek Wisata di Rejang Lebong , Tempat Wisata Di Jambi
Wisata Sejarah di Aceh

Aceh adalah sebuah provinsi di Indonesia yang beribukota Banda Aceh.Aceh merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang diberi status sebagai daerah istimewa dan juga diberi kewenangan otonomi khusus. Aceh terletak di ujung utara pulau Sumatera dan merupakan provinsi paling barat di Indonesia. Jumlah penduduk provinsi ini sekitar 4.500.000 jiwa. Letaknya dekat dengan Kepulauan Andaman dan Nikobar di India dan terpisahkan oleh Laut Andaman. Aceh berbatasan dengan Teluk Benggala di sebelah utara, Samudra Hindia di sebelah barat, Selat Malaka di sebelah timur, dan Sumatera Utara di sebelah tenggara dan selatan.

Aceh dianggap sebagai tempat dimulainya penyebaran Islam di Indonesia dan memainkan peran penting dalam penyebaran Islam di Asia Tenggara. Pada awal abad ke-17, Kesultanan Aceh adalah negara terkaya, terkuat, dan termakmur di kawasan Selat Malaka. Sejarah Aceh diwarnai oleh kebebasan politik dan penolakan keras terhadap kendali orang asing, termasuk bekas penjajah Belandadan pemerintah Indonesia. Jika dibandingkan dengan dengan provinsi lainnya, Aceh adalah wilayah yang sangat konservatif(menjunjung tinggi nilai agama). Persentase penduduk Muslimnya adalah yang tertinggi di Indonesia dan mereka hidup sesuai syariah Islam.  Berbeda dengan kebanyakan provinsi lain di Indonesia, Aceh memiliki otonomi yang diatur tersendiri karena alasan sejarah. Berikut ada beberapa Wisata Sejarah di Aceh :

1. Kerkhof Peucut 

Tempat wisata sejarah di aceh yang satu ini memang sangat kental dengan nuansa penjajahan Belanda. Sebagaimana yang kita ketahui bahwa Aceh merupakan salah satu daerah yang selalu gencar melakukan serangan kepada penjajah Belanda. Hal ini dapat dibuktikan dengan keberadaan kompleks makam ini.

Lokasi dari makan ini sendiri terletak di Desa Sukaramai, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh, Provinsi Aceh. Kompleks makam yang satu ini merupakan salah satu tempat wisata yang banyak dikunjungi turis asing di kawasan Aceh. Mereka yang datang berkunjung ke kawasan ini kebanyakan adalah wisatawan dari belanda. Apalagi kerajaan Belanda sangat menaruh hormat kepada masyarakat Aceh karena masih merawat dengan baik kompleks makam tersebut. Jika kita berkunjung maka kita akan dapat menyaksikan 2.200 nisan yang berjajar di dalam kompleks makam tersebut. Semu itu adalah korban dari peperangan antara Belanda dan rakyat Aceh.

Perang Aceh sendiri berlangsung pada 1873-1904, dalam masa proses perang tersebut pihak Belanda banyak sekali menelan kekalahan. Bahkan perang aceh merupakan salah satu perang terburuk yang pernah dijalani oleh Belanda. Kompleks makam ini memang sangat tertata rapi dan bersih,serta rindang. Tak mengherankan memang jika kawasan wisata yang satu ini merupakan salah satu destinasi wisata yang cukup banyak di kunjungi oleh masyarakat Aceh. Makam ini sendiri merupakan salah satu makam terluas Belanda yang berada di luar negara mereka sendiri. Makam ini sendiri terdapat sebuah makam yang jauh berbeda dengan makam yang lain. makam yang satu ini terletak agak menjauh. Makam tersebut adalah makam Meurah Pupok, anak Sultan Iskandar Muda yang dihukum oleh ayahnya karena berbuat zina.

2. Benteng Anoi Itam

Tempat Wisata Sejarah di Aceh yang satu ini memang cukup unik dan menarik. Wisata yang satu ini merupakan destinasi wisata peninggalan jepang yang berada di kawasan aceh. Lebih tepatnya berada di kawasan pulau sabang. Sebagai salah satu daftar obyek wisata di Aceh, Benteng Anoi Itam ini sendiri memang menyimpan banyak sekali nilai sejarah. Benteng ini sebenarnya merupakan sebuah kompleks perbentengan dan gudang penyimpanan amunisi.

Jika kita berkunjung ke kawasan ini, maka kita akan dapat melihat beberapa buah benteng yang dihubungkan oleh terowongan. Namun, kini oleh pemerintah setempat terowongan-terowongan tersebut telah ditutup. Hal tersebut dilakukan untuk keamanan masyarakat aceh. Dengan banyaknya jumlah benteng yang ada di kawasan ini, maka banyak orang yang menyebut bahwa kota Sabang adalah kota Seribu Benteng.

Benteng ini sendiri digunakan oleh Pasukan jepang mengawasi kawasan perairan laut Aceh. Maka tak mengherankan jika kawasan wisata yang satu ini memiliki keindahan pemandangan yang menakjubkan. Dari kawasan benteng ini, maka pandangan kita akan sangat jelas melihat lautan aceh yang membiru. Pastinya hal ini akan langsung menarik hati siapa saja yang datang berkunjung ke kawasan benteng ini.

3. Benteng Indra Patra

Aceh memang terkenal sebagai salah satu pusat penyebaran agama Islam di Indonesia. Provinsi ini merupakan daerah yang terkenal benar-benar menegangkan hukum syariat islam. Namun, siapa yang menyangka bahwa jauh sebelum pengaruh islam datang ke Aceh. Banyak sekali pemeluk agama Hindu yang berada di daerah ini.

Salah satu buktinya adalah keberadaan Benteng Indra Patra. Benteng yang satu ini merupakan salah satu bentang yang di dirikan oleh kerajaan Lemur. Sebenarnya, benteng Indra Patra ini sendiri adalah bagian dari sebuah kompoleks perbentengan. Kompleks perbentengan tersebut dapat kita temukan dalam susunan Trail Aceh Lhee Sagoe. Dalam susunan tersebut terdapat tiga buah benteng yang tersusun membentuk segitiga.

Sebagai salah satu destinasi  tempat wisata di aceh besar, keberadaan dari benteng yang satu ini memang sedikit terlupakan. Benteng yang satu ini bisa dikatakan cukup kokoh dan gagah, bangunan benteng yang terbuat dari susunan batu gunung dengan tebal 2 meter ini memang masih bisa dilihat sisa-sisa kebesarannya. Benteng yang berada di Pantai Ujong Batee, Desa Ladong, Jalan Krueng Jaya, Kecamatan Masjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, ini masih menjadi salah satu destinasi wisata yang banyak di kunjungi oleh wisatawan saat musim libur telah tiba.

4. Museum Tsunami

Wisata sejarah di Aceh yang satu ini mungkin agak berbeda jika dibandingkan dengan destinasi wisata yang lain. Nilai sejarah yang ada dan terkandung dalam destinasi wisata yang satu ini, bukanlah mengenai penjajahan belanda atau jepang. Seperti namanya Museum Tsunami Aceh ini memang menyimpan sejarah mengenai kejadian yang terjadi pada 2004 silam. Tragedi dimana gelombang tsunami menghancurkan Aceh.

Pembuatan Museum ini sendiri memiliki berbagai macam tujuan, selain digunakan untuk edukasi dan mengenai para korban yang telah meninggal. Gedung museum ini juga bisa dijadikan sebagai tempat perlindungan jika seandainya kejadian yang sama akan terulang. Museum yang terletak di Jalan Iskandar Muda, Kota Banda Aceh, ini diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia pada tahun 2008 silam. Kemegahan dan keindahan dari bangunan museum yang satu ini memang tak bisa di abaikan begitu saja.

Barang yang dipajang di Museum ini sendiri memang terdiri dari barang-barang yang berhubungan erat dengan kejadian tsunami pada waktu itu. Mereka yang datang berkunjung ke kawasan ini tak hanya berasal dari aceh saja. Namun tak sedikit yang datang dari luar aceh, untuk melihat kemegahan dan cerita mengenai tsunami 2004 silam.

Selain lokasi yang disebutkan di atas, masih ada beberapa lokasi lain seperti

  1. Masjid Raya Baiturrahman
  2. Istana Raja Seruway
  3. Istana Benua Raja
  4. Istana Karang
  5. Benteng Kuta Lubok Aceh
  6. Taman Sari Gunongan
  7. Gereja Roh Kudus Aceh
  8. Sentral Telepon Militer Belanda
  9. Situs Purbakala Loyang Mendale
  10. Peninggalan Sejarah Kerajaan Linge
  11. Mercusuar Williems Toren
  12. Museum Negeri Aceh
  13. Makam Sultan Iskandar Muda

Itu tadi beberapa lokasi wisata sejarah di Aceh yang bisa kalian kunjungi. Selain bisa menjadi sebuah destinasi wisata yang unik dan menyenangkan. Kawasan tersebut juga bisa menambah pengetahuan kita mengenai sejarah di kota Aceh. Semoga informasi tadi bermanfaat.